cool hit counter

PDM Kabupaten Bogor - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kabupaten Bogor
.: Home > Program-program Utama

Homepage

Program-program Utama

PROGRAM-PROGRAM UTAMA

PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH KABUPATEN BOGOR

PERIODE 2010-2015

 

 

A.    Pengembangan Gerakan & Keuangan

1.         Pelembagaan Visi dan Misi Gerakan

2.         Manajemen Organisasi

3.         Penyusunan Data Base Persyarikatan.

4.         Organisasi Otonom Muhammadiyah

5.         Hubungan Organisasi dan Kerjasama Kelembagaan

6.         Dana dan Kehartabendaan Persyarikatan

7.         Pembinaan dan pengawasan administrasi keuangan persyarikataan, majelis dan amal usaha.

8.         Pembinaan perencanaan dan pembuatan anggaran persyarikatan, majelis dan amal usaha.

9.         Pembentukan Tim Internal Audit Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor.

 

B.   Ukhuwah dan Kerjsama

1.      Mengkoordinasi dan bersikap inklusif terhadap semua kekuatan Islam.

2.      Mengembangkan jaringan kerjasama dengan lembaga usaha dan profesi terutama yang ada di kabupaten Bogor.

3.      Mengembangkan sikap ukhuwah Islamiyah kepada seluruh kekuatan bangsa khususnya masyarakat kabupaten Bogor.

 

C.    Konsolidasi

1.  Konsolidasi Organisasi

1)      Peningkatan fungsionalisasi organ persyarikatan.

2)      Cabangisasi di seluruh kecamatan kabupaten Bogor.

3)      Rantingisasi di desa sekabupaten Bogor.

4)      Peningkatan mutu manajemen

5)      Peningkatan pembinaan langsung ke cabang-cabang.

6)      Pelembaagaan Lembaga Informasi dan Komunikasi.

2.  Konsolidasi Ideologis

1)      Mengintensifkan pembinaan ideologi di seluruh lingkungan organisasi termasuk di amal usaha, majelis/lembaga, dan organisasi otonom Muhammadiyah melalui berbagai usaha yang terintegrasi sehingga prinsip, visi, dan misi Muhammadiyah teraktualisasi dalam aktivitas gerakan.

2)      Mengintensifkan dan memasyarakatkan Manhaj Gerakan Muhammadiyah (Muqaddimah, Kepribadian, Khittah, Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup, Pedoman Hidup Islami, dan lain-lain) sebagai sumber inspirasi, acuan, dan tuntunan dalam seluruh lingkungan organisasi dan anggota Persyarikatan.

3)      Meningkatkan posisi dan fungsi Persyarikatan sebagai sumber inspirasi dan rujukan pemikiran baik ke dalam maupun ke luar lingkungan Persyarikatan sehingga Muhammadiyah menjadi kekuatan strategis serta menjadi tenda besar umat dan bangsa.

4)      Mengembangkan Ideopolitor (ideologi, politik, dan organisasi), up-grading, refreshing, dan pengajian-pengajian atau kajian-kajian pimpinan yang diselenggarakan di semua lini organisasi untuk meningkatkan komitmen, wawasan, dan aksi gerakan Muhammadiyah dalam menghadapi berbagai tantangan yang kompleks.

5)      Memprioritaskan pembinaan dan pengembangan sekolah-sekolah kader (Madrasah Mu’allimin, Mu’allimat, Pondok Pesantren), organisasi otonom, dan lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah sebagai pusat pembibitan kader Muhammadiyah bekerjasama dengan Majelis/Lembaga/Badan terkait di seluruh lingkungan Persyarikatan.

6)      Meningkatkan dan mengembangkan model-model pembinaan jama’ah dan peran Muhammadiyah di akar-rumput.

7)      Meningkatkan upaya-upaya pengorganisasian dan penyebaran kader Muhammadiyah dalam lembaga-lembaga strategis di tingkat daerah, nasional, dan internasional untuk memerankan fungsi pencerahan, pembebasan, pemberdayaan, dan pengembangan tatanan kehidupan yang utama.

8)      Menyusun dan memproduksi konsep-konsep/pemikiran-pemikiran strategis dalam menghadapi isu-isu, masalah, dan tantangan umat, bangsa, dan perkembangan global sebagai bingkai dan acuan konseptual bagi seluruh institusi dan anggota Muhammadiyah dalam menghadapi perkembangan zaman.

 

3.    Konsolidasi Kelembagaan

1)            Meningkatkan kapasitas organisasi dan kepemimpinan yang lebih efektif sehingga organisasi dan kepemimpinan tidak bertumpu pada figur tetapi lebih berbasis sistem.

2)            Membangun kinerja organisasi yang efektif efisien dan akuntabel, dengan menitikberatkan perhatian pada upaya fungsionalisasi seluruh jajaran organisasi, sehingga Muhammadiyah menjadi organisasi yang maju/modern dan melaksanakan prinsip-prinsip good governance (tata kelola yang baik).

3)            Memperkuat organisasi Muhammadiyah sebagai basis gerakan kultural yang menjangkau segenap lapisan masyarakat dengan komitmen keumatan/kemasyarakatan yang kuat dan konsisten.

4)            Mengintensifkan pembinaan Cabang dan Ranting yang lebih tersistem disertai pemetaan yang akurat serta mengembangkan Cabang dan Ranting Muhammadiyah sebagai prioritas penting sehingga dalam masa kerja 2010-2015 minimal tercapai 40% desa telah berdiri Ranting Muhammadiyah dan 70% kecamatan telah berdiri Cabang Muhammadiyah.

5)            Mengembangkan percontohan Gerakan Jama’ah dan Dakwah Jama’ah yang dipadukan dengan program Keluarga Sakinah dan Qoryah Thayyibah yang diselenggarakan ‘Aisyiyah.

6)            Menyusun kembali peta dakwah yang lengkap untuk memudahkan penentuan sasaran, pemilihan pendekatan, dan metode dalam mengembangkan tabligh yang tepat.

7)            Penyusunan data base Persyarikatan yang lengkap dan menyeluruh untuk berbagai kepentingan dan pengembangan organisasi.

8)            Meningkatkan koordinasi dan komunikasi pimpinan Persyarikatan dengan organisasi otonom di berbagai tingkatan yang bersifat reguler.

9)            Mengefektifkan manajemen masjid dan mushalla yang dikelola Muhammadiyah sebagai basis gerakan Persyarikatan di akar-rumput.

10)        Meningkatkan, mengembangkan, dan menerapkan sistem tatakelola organisasi dan tatakelola keuangan di seluruh tingkatan pimpinan dan amal usaha yang berdasarkan pada prinsip amanah, kejujuran, keterbukaan, dan tersistem.

11)        Meningkatkan, mengembangkan, dan menerapkan pengawasan dan pembinaan keuangan termasuk pelaporan yang terstandar dan reguler di seluruh tingkatan pimpinan persyarikatan, amal usaha, dan institusi-institusi Muhammadiyah dengan regulasi yang tersistem.

12)        Menyempurnakan konsep-konsep/pedoman/tuntunan sistem tatakelola organisasi dan keuangan yang terpadu di seluruh lingkungan organisasi Muhammadiyah.

13)        Meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan kunjungan ke cabang/ranting; dan perlu menjadi prioritas kepada tingkat pimpinan Persyarikatan yang sangat memerlukan pembinaan.


Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website